Tata Cara Jual Beli Tanah Kavling Agar Tidak Tertipu

prosedur membeli tanahDi zaman yang sekarang ini, Anda dituntut untuk menjadi pembeli cerdas sebelum membeli sesuatu sehingga Anda akan terhindar dari kerugian-kerugian yang harus Anda tanggung. Seperti contohnya ketika Anda ingin membeli tanah kavling, maka Anda harus mengetahui secara pasti mengenai tata cara jual beli tanah kavling agar Anda tertipu. Membeli sebuah tanah kavling bukanlah suatu hal sepele karena bagaimanapun juga harga tanah itu mahal, tidak seperti membeli permen di warung. Oleh karena itu, Anda harus memastikan bahwa Anda membeli tanah kavling yang sesuai dengan yang Anda inginkan.

5 Tata Cara Jual Beli Tanah Kavling Agar Tidak Tertipu

Anda harus setidaknya mempelajari lebih jauh lagi mengenai beberapa hal yang harus dipertimbangkan dan juga tata cara jual beli tanah kavling yang benar agar Anda tidak tertipu untuk membeli tanah yang tidak sesuai dengan yang ditawarkan. Pertama, Anda harus mengetahui penyebab jual beli tanah yang bisa dianggap tidak sah. Dengan mengetahui penyebab-penyebab yang akan membuat jual beli tanah tidak sah, Anda bisa mencegahnya, seperti halnya perihal sertifikat tanah, Anda bisa mengecek keabsahannya di Kantor BPN terdekat. Kedua, Anda juga harus mengetahui kondisi tanah yang ingin Anda beli. Apakah tanah tersebut cocok dengan apa yang Anda harapkan atau tidak?

Ketiga, Anda harus periksa surat-surat tanah yang berkaitan dan juga hak pemilik tanah yang ada. Anda harus memastikan bahwa surat-surat tersebut memang benar keabsahannya. Anda bisa mengecek surat-surat tersebut ke Kantor BPN yang mengeluarkan surat-surat tanah tersebut. Keempat, untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, maka tata cara jual beli tanah kavling ini harus Anda lakukan adalah menggunakan jasa notaris PPAT untuk proses jual beli tanah kavling tersebut. Dengan begitu, jika Anda memiliki masalah pada tanah kavling yang telah Anda beli ke depannya, maka Anda bisa membuktikannya secara legal bahwa hak miliki tanah kavling yang Anda miliki itu memang terbukti punya Anda. Kelima, ketika semua proses jual beli sudah terlaksana, Anda bisa membuat AJB dan juga balik nama tanah atas nama Anda sendiri.

Related posts: