Petik Hikmah Dari Kunci Orang Sukses

Pengalaman merupakan hal sangat berharga di dunia ini yang tidak bisa kalian dapatkan di dunia untuk kedua kalinya. Karena pengalaman adalah hal yang didapat dari hal yang tidak direncanakan. Jadi pengalaman seseorangpun bisa kita gunakan untuk belajar, terutama bagi kalian yang ingin jadi orang sukses. Sebagai contoh kita bisa lihat Arif Rachmat Sawit yang merupakan salah satu orang sukses yang ada di Indonesia.

Siapa Arif Rachmat Sawit Ini?

Mungkin bayak kalian yang masih asing dengan nama orang ini, karena memang namanya belum begitu terkenal di public. Jadi arif merupakan CEO dari PT Tripura Agro Persada yang memiliki usaha dalam pertambangan dan perkebunan kelapa sawit. Dan perusahaan ini merupakan salah satu perusahaan terbesar yang memiliki kebunĀ  sawit, karena perusahaan ini memiliki luas lahan kebun lebih dari 160.000 hektare.

Jadi kisah Arif Rachmat sawit dimulai ketika dia bekerja di Amerika. Arifd sudah bekerja di Amerika selama 15 tahun dan tujuh tahun dari itu dia bekerja di perusahaan terbesar di AS. Tentu saja pekerjaan ini merupakan pekerjaan yang lebih dari cukup baginya. Namun pada suatu hari dia mendapati panggilan dari kakaknya yang diminta untuk membantu keluarga dan akan menjadi transaksi yang menantang.

Lalu tanpa pikir panjang arif memutuskan untuk pulang ke Indonesia untuk memenuhi panggilannya. Lalu setelah transaksi keluarga selesai dilakukan, arif memutuskan untuk membuat jalan baru dengan membuat bisnis bar yaitu sawit. Jadi dia bekerja keras untuk usaha ini hingga perusahaannya menjadi sukses hingga memiliki luas perkebunan seluas lebih dari 160.000 hektare

Jadi itulah sedikit kisah yang menginspirasi darinya. Lalu apa yang bisa diambil dari kisah Arif Rachmat sawit? Yaitu arif meskipun sudah memiliki pekerjaan yang mumpuni di luar negeri, namun ia tidak cepat puas hingga memutuskan meninggalkan perkerjaannya demi pekerjaan yang lebih baik sehingga bisa membuatnya sukses sampai seperti ini. Jadi intinya kita jangan cepat puas dan berani ambil resiko untuk hal yang lebih baiki.

Related posts: