Mimpi Buruk Yang Muncul Karena Meikarta

MeikartaMembangun sebuah hunian yang dapat menampung ribuan hingga jutaan warga masyarakat tidak dapat dilakukan dengan hal cuma-cuma  atau tanpa perencanaan. Bahkan apabila memiliki perencanaan yang matang pun suatu tempat huni memiliki banyak kekurangan atau hal negatif, yang nantinya dapat berdampak buruk terhadap setiap kegiatan yang ada atau kegiatan di masa depan nanti. Ditambah pembangunan di tengah padatnya kegiatan dan di tengah pemukiman warga, maka akan pasti adanya dampak negatif yang timbil dikemudian hari, itulah sebabnya pembangunan kota raksasa, Meikarta, memiliki berbagi sisi baik dan buruknya.

Lalu Apakah Sisi Buruk Dari Pembangunan Kota Meikarta?

Terdapatnya isu perizinan merupakan faktor pertama yang menjadikan pembangunan ini merupakan langkah yang buruk, meskipun sudah menggelontorkan dana yang sangat tinggi namun sisi lainnya belum memiliki perizinan yang lengkap ditambah dengan AMDAL atau Analisis Dampak Lingkungan yang belum lengkap menjadi suatu hal yang nantinya ditakuti akan mempengaruhi lingkungan tinggal. Banyak juga tindakan kriminal yang ditakutkan akan timbul dengan belum adanya perizinan yang cukup lengkap. Menjadikan suatu kota metropolitan di Indonesia sudah diatur dalam Perda masing-masing dan hal ini harus dapat dipatuhi oleh setiap elemen atau pihak khususnya CEO Grup pengelola Meikarta.

Dengan melanggar adanya izin tersebut maka dengan pembangunan kota Meikarta akan menyebabkan beberapa pihak lepas tangan apabila terdapat kesalahan atau dampak buruk dari pembangunan yang ada. Kota metropolitan merupakan kota dimana segala bentuk kegiatan akan terkumpul di satu titik yaitu segala kegiatan baik ekonomi, sosial, politik, pendidikan dan budaya yang di takutkan apabila terjadi pergolakan yang serius maka akan mengarah ke segala bidang yang ada dan setiap pihak akan terpengaruh. Ini merupakan permasalahan yang di takutkan akan timbul dengan perencanaan yang belum benar-benar matang dan memiliki legalitas yang sesuai. Maka seharusnya segala pihak yang ada dapat melakukan tindakan yang sesuai dengan aturan karena suatu pembangunan yang di lakukan dengan sekala besar dapat berdampak besar pula dan hal tersebut menyangkut  kepada kehidupan orang banyak, sehingga di perlukan tindakan sebijak mungkin tanpa mengutamakan keuntungan semata dan melihat dari sisi positif saja.

Related posts: