Karakter Alat Tangkap Ikan Ramah Lingkungan

Peraturan baru mengenai alat bantu perikanan saat ini tengah menjadi perbincangan hangat di tengah para nelayan. Hal ini terjadi sebab beberapa alat tangap dianggap kurang memenuhi syarat. Akibatnya, terjadi over fishing dan keseimbangan laut berkurang drastis. Nelayan pun banyak yang merasa kesulitan memperoleh ikan selama melaut. Jika terus dibiarkan sumber daya perikanan akan rusak.

Jenis Alat Tangkap Yang Dilarang

Ada baiknya kita mengenal beberapa alat tangkap ikan yang dianggap tidak ramah lingkungan. Sehingga, alat-alat tersebut dihentikan penggunaannya. Alat pertama yang dilarang ialah pukat tarik atau seinenets. Seinenets yang dilarang terdiri dari dogol atau danishseines, Scottish seines, pair seines, cantrang, dan lemparan dasar.

Selain itu, trawls atau pukat hela juga ikut dilarang untuk digunakan. Beberapa jenis pukat hela yang dilarang ialah bottom trawls, mid water trawls, pukat ikan dan masih banyak lagi. Alat tangkap yang juga dilarang adalah perangkap ikan.

3 Kriteria Utama Alat Tangkap Ramah Lingkungan

Ada banyak kriteria yang harus dipenuhi untuk disebut alat bantu perikanan ramah lingkungan. Hanya saja pada dasarnya ada 3 poin utama yaitu berkaitan dengan:

  • Selektivitas

Kriteria utama sebuah alat tangkap dikatakan ramah jika alat itu memiliki selektivitas yang tinggi. Artinya, tidak semua jenis ikan dapat terjaring. Hanya ikan ukuran sedang hingga besar saja yang dapat ditangkap. Total ikan yang dapat tertampung di kapal pun lebih optimal.

  • Efek Lingkungan

Syarat selanjutnya berhubungan dengan dampaknya pada lingkungan. Lingkungan yang dimaksud ialah kondisi perairan. Penggunaan alat yang tidak ramah lingkungan memungkinkan nelayan menangkap jenis ikan yang tidak seharusnya ditangkap. Bahkan, biota laut lain yang tidak memiliki nilai ekonomis ikut terjaring. Akibatnya, kondisi perairan tidak seimbang dan nelayan sulit mencari ikan.

  • Hasil Tangkapan

Syarat utama lainnya ialah hasil tangkapan yang lebih berkualitas. Alat bantu perikanan ramah lingkungan akan membantu nelayan mendapatkan hasil ikan yang nilai jualnya pun lebih tinggi. Dengan demikian, nelayan diharapkan dapat memperoleh penghasilan yang lebih optimal sehingga lebih menyejahterakan.

Related posts: