Jenis-Jenis Bukti Transaksi Dan Fungsinya

Dalam melakukan kegiatan jual beli, seseorang pasti akan menerima bukti transaksi. Bukti transaksi memiliki banyak jenis, diantaranya: kwitansi, nota dan faktur. Masing-masing jenis bukti transaksi memiliki fungsi yang berbeda. Penggunaan tiap jenis bukti transaksi juga berbeda.

Fungsi Bukti Transaksi Secara Umum

Seperti namanya, bukti transaksi dipergunakan sebagai sebuah catatan atau bukti kegiatan jual beli. Catatan ini bagi pembeli akan berguna saat ia akan mengajukan komplain terhadap kesalahan hitung atau kesalahan produk. Jika barang yang dibeli, harganya tidak sesuai dengan yang tertera atau yang dijanjikan sebelumnya, maka pembeli bisa menunjukkan bukti transaksi dan menjelaskan situasinya agar mendapatkan solusi yang menguntungkan kedua pihak.

Selain itu, bukti pembayaran bagi pembeli juga dapat digunakan untuk klaim garansi. Biasanya ini berlaku untuk barang elektronik karena harganya tidak murah dan akan merugikan pembeli jika barang yang baru dibeli ternyata langsung rusak.

Bagi penjual, bukti transaksi digunakan untuk menyusun pembukuan dan pencatatan cash flow. Dengan adanya bukti pembayaran, maka pendapatan dan pengeluaran perusahaan akan jelas. Secara khusus, pengertian dan fungsi bukti transaksi adalah sebagai berikut:

  1. Kwitansi

Merupakan bukti transaksi sebuah jasa atau barang tunggal yang menyebutkan nominal pembayaran dan dibubuhi tanda tangan oleh penerima pembayaran tersebut. Terkadang ia juga membutuhkan materai jika transaksi dilakukan dalam nominal yang besar. Fungsi secara khusus adalah mencatat transaksi jasa, atau transaksi dalam jumlah yang besar. Misalnya pembayaran uang SPP untuk anak sekolah, pembayaran uang pangkal kuliah, pembayaran pendaftaran sekolah atau kompetisi.

  1. Nota

Nota biasanya digunakan untuk bukti pembayaran barang. Nota digunakan dalam dua sampai tiga rangkap untuk transaksi dalam jumlah kecil hingga medium. Nota biasa digunakan para pedagang kecil dan menengah dan berisi nama barang, harga, jumlah serta total tanpa membutuhkan tanda tangan.

  1. Faktur

Faktur atau disebut juga invoice merupakan bukti transaksi yang terdiri dari tiga rangkap, dimana rangkap pertama diberikan untuk pembeli, rangkap kedua untuk catatan penjualan dan rangkap ketiga untuk arsip. Faktur seringnya digunakan untuk transaksi dalam jumlah besar. Berbeda dengan kwitansi, faktur memiliki catatan di bawah transaksi, serta barang yang dibeli bisa lebih dari satu.

Related posts: