Jangan Terkecoh Dengan Misteri Gloomy Sunday

Gloomy SundayLagu Gloomy Sunday yang sebagian orang masih mengisahkannya sebagai misteri Gloomy Sunday sebenarnya adalah lagu yang berjudul Vége a világnak yang diterjemahkan dalam bahasa Indonesia yaitu Dunia Sedang Berakhir asal Hongaria yang diciptakan pertama kali oleh Rezso Seress pada tahun 1930. Lagu ini mengisahkan kesedihan, kekecewaan, dan putus asa akibat perang yang tidak kunjung berakhir di negeri tersebut yang telah banyak menelan korban jiwa dan depresi bagi yang masih hidup. Kesedihan dan keputusasaan tersebut kemudian dibawa oleh lagu kedalam prosesi kematian, dan menegaskan bahwa kematian adalah sebenar-benarnya keberkatan jiwa. Karena tidak booming, lagu tersebut kemudian ditulis ulang oleh seorang penulis puisi Laszlo Javor pada tahun 1935 dalam versi yang jauh berbeda. Setelah diaransemen kembali musiknya dan direkam, lagu ini tiba-tiba melejit dan banyak disukai. Namun tidak berapa lama kematian bunuh diri akibat mendengar lagu ini mulai meresahkan masyarakat.

Analisa Dibalik Misteri Gloomy Sunday

Mengapa banyak orang kemudian memutuskan bunuh diri setelah mendengar lagu Gloomy Sunday? Benarkah karena lagu tersebut telah terkena kutukan sehingga mengajak orang yang mendengarnya langsung bunuh diri? Adakah unsur mistis didalam lagu tersebut sehingga menjadi sebuah misteri Gloomy Sunday? Banyak sekali pertanyaan yang muncul dikemudian hari setelah merebaknya kasus bunuh diri di Hongaria, Inggris, dan Amerika Serikat yang dikaitkan dengan lagu ini. Kepolisian dan pemerintah setempat pun sampai melarang lagu tersebut diperdengarkan di depan umum karena ditakutkan akan terjadi bunuh diri yang dilakukan secara spontan setelah mendengar lagu ini.

Secara logika dan akal sehat, tidak ada satu pun hal di dunia ini yang disebut kutukan. Hal buruk yang terjadi pada benda, makhluk hidup, bahkan lagu pun tidak mungkin karena kutukan. Bahkan dalam keyakinan agama pun kutukan itu tidak ada. Yang sebenarnya terjadi pada lagu yang oleh sebagian orang diyakini sebagai sebuah misteri Gloomy Sunday adalah adanya sugesti yang terbentuk dalam pikiran. Sugesti ini kemudian berkembang menjadi sebuah trend yang mengakibatkan orang dengan sukacita melakukan apa yang dilihat atau didengarnya.

Related posts: