Hipertensi Menyebabkan Komplikasi

Penyakit-penyakit kardiovaskuler saat ini sudah menghantui para lansia di Indonesia. Salah satu penyakit kardiovaskuler yang hampir dialami seluruh lansia adalah tekanan darah tinggi atau hipertensi. Entah mengapa setiap orang yang akan memasuki usia lanjut, penyakit ini sering menghampiri mereka. Belum diketahui secara pasti penyebab dari penyakit ini. Namun, faktor risiko yang menyebabkan penyakit ini diantaranya adalah stress, merokok, kegemukan, kurang berolahraga, mengonsumsi minuman keras, kelainan ginjal serta faktor keturunan.

Apa Yang Harus Dilakukan Penderita Hipertensi?

Penyakit hipertensi adalah penyakit yang ditandai dengan meningkatnya tekanan darah dalam jangka waktu lama dimana tekanan darah lebih dari 120/80 mmHg. Gejala hipertensi meliputi sakit kepala, sakit kuduk, sulit tidur, kelelahan, mual, muntah, sesak nafas, gelisah hingga pandangan kabur. Walaupun gejala-gejala ini dianggap hal yang tidak terlalu berbahaya, namun hipertensi jika di biarkan akan berakibat fatal. Oleh karena itu, penderita hipertensi sebaiknya melakukan hal-hal berikut:

  • Minum obat anti darah tinggi sesuai petunjuk dokter.
  • Menurunkan kelebihan berat badan, karena berat badan berlebih menyebabkan jantung memompa darah lebih cepat dan bekerja lebih lelah.
  • Mengonsumsi makanan rendah garam.
  • Berhenti mengonsumsi kopi, merokok dan minuman keras.
  • Istirahat yang cukup.
  • Menghindari makanan-makanan hasil olahan daging sapi/ kambing/ kerbau, karena daging mengandung banyak lemak yang akan meningkatkan berat badan tubuh.
  • Menciptakan pola makan yang seimbang.
  • Olahraga, karena berolahraga dapat mengatur irama kerja jantung teratur.

Dengan melakukan hal-hal diatas, penderita hipertensi akan lebih dapat dikendalikan tekanan darahnya. Setidaknya, tekanan darah yang dialami berada pada angka tidak terlalu jauh dari batas normal. Karena, hipertensi berisiko menimbulkan komplikasi. Kemungkinan komplikasi yang dapat dialami dari seorang penderita hipertensi yaitu:

  • Atheroskeloris, yaitu pengapuran pada pembuluh arteri sehingga arteri menjadi kaku.
  • Merusak organ-organ tubuh seperti jantung, mata, ginjal, otak dan pembuluh darah besar.
  • Hipertensi merupakan faktor risiko utama dari penyakit stroke. Penderita stroke biasanya bermula dari hipertensi yang sangat tinggi setelah jangka waktu yang lama.

Related posts: