Custom Motor Adalah Nilai Artistik Tinggi Yang Tersembunyi

Ketertarikan kaum pencinta dunia modif motor memang tidak terlepas dari makin berkembangnya kemajuan otomotif di tanah air dimana semakin tahun kecanggihannya semakin mumpuni. Hal ini dibuktikan dengan makin menggeliatnya para modifikator roda dua yang semakin eksis menunjukkan kebolehannya dalam dunia rakit sesuai bidang basis rakitnya.

Target Custom Adalah Motor Tua Dan Klasik

Siapa sangka bahwa motor lawas tahun antara 1970 hingga 1980-an bisa disulap menjadi motor sport keren dengan body dan rangka yang tidak banyak diubah namun menghasilkan karya model motor custom baru yang keren. Motor Yamaha yang merupakan salah satu pionir motor sport di Indonesia, dengan model lawasnya dimana dulu pada masanya motor ini sangat digemari dan menjadi booming di Indonesia, kini oleh anak-anak muda kreatif telah diubah dan dibentuk dalam aliran yang mereka kenal dengan sebutan scrambler. Dan uniknya, custom scrambler kebanyakan hanya dapat diaplikasikan pada motor lawas yang memiliki body macho.

Mengapa aliran scrambler lebih digemari daripada jenis lain, karena scrambler menekankan pada perubahan body dan material aksesoris yang tidak banyak memakan perubahan bentuk dan fungsi dari motor itu sendiri, sehingga motor tetap dapat digunakan di jalan raya meskipun tanpa harus mengubah surat-suratnya.

Pemilik Bengkel Custom vs Pemilik Motor Custom

Kalau alasan seorang penggiat custom motor terjun di bidang ini karena faktor hobi yang mendatangkan rupiah, lain halnya dengan pemilik motor yang memiliki uang banyak untuk disalurkan pada motornya agar seorang builder custom memodifnya ke bentuk yang selama ini diidam-idamkan. Simbiosis mutualisme yang terjalin antara pemilik bengkel dengan pemilik motor yang saling terhubung karena keperluan custom motor inilah yang kemudian mendatangkan kepuasan tersendiri pada masing-masing individu.

Karena menurut Ridingread.com seperti yang telah dilansir dalam situs lamannya bahwa bagi sebagian orang, ‘vermak’ motor merupakan hobi yang tidak berujung karena banyak nilai-nilai artistik yang tersembunyi di dalam prosesnya yang hanya bisa dirasakan oleh kedua belah pihak. Itulah beberapa informasi yang bisa diberikan, semoga dapat membantu.

Related posts: