Ciri-Ciri Karya Tulis Ilmiah Yang Baik

karya tulis ilmiah

Karya tulis ilmiah merupakan salah satu hal yang penting dalam pendidikan di Indonesia. Pemerintah Indonesia juga sering mengadakan kejuaraan di tingkat nasional mengenai lomba karya ilmiah ada untuk pelajar dan juga mahasiswa. Untuk membuat karya ilmiah tersebut sebenarnya tidak terlalu sulit Anda hanya membutuhkan beberapa objek yang harus Anda teliti. Untuk mendapatkan bahan Anda dapat melalui beberapa cara misalnya dengan mengonsultasikan ide yang Anda miliki ke dosen atau dengan mengunjungi beberapa tempat untuk mendapatkan ide. Namun jika Anda tidak mendapatkan ide maka langsung saja temui guru atau dosen, mereka akan membantu Anda.

Karya Tulis Ilmiah Yang Baik

Karya tulis ilmiah yang baik seharusnya mempunyai beberapa ciri-ciri sebagai berikut. Sebuah tulisan ilmiah seharusnya mempunyai nilai yang objektif. Keobjektifan dari tulisan akan tampak dari fakta dan data yang diungkapkan. Data dan fakta yang diikutsertakan tentunya harus sesuai dengan kenyataan yang sebenarnya. Anda tidak boleh melakukan manipulasi agar kesimpulan dari karya ilmiah yang dihasilkan dapat dipertanggungjawabkan. Selain objektif karya ilmiah yang Anda miliki juga harus logis. Karya ilmiah yang Anda buat harus mempunyai pola nalar induktif maupun deduktif. Kemudian sistematika yang baik juga merupakan penilaian yang penting pada suatu makalah ilmiah. Jadi Anda tidak boleh menyepelekan bagian yang ini.

Jika Anda menulis karya tulis ilmiah, maka makalah ilmiah yang Anda buat harus netral. Anda harus netral dalam setiap tulisannya tanpa adanya kepentingan tertentu. Karya ilmiah yang baik juga selalu ditulis dengan menggunakan rumusan teori yang dijadikan dasar pikiran. Karya ilmiah juga harus bersifat institusi formal yang mempunyai objektivitas yang tinggi dan memuat hal-hal yang bersifat fakta. Jadi apa yang ditulis bukan hanya opini semata. Bahasa yang digunakan dalam penulisan karya ilmiah juga merupakan bahasa yang efektif. Maksudnya efektif adalah selalu menggunakan ejaan yang disempurnakan (EYD) yang tepat. Karya ilmiah juga seharusnya mudah dipahami, oleh karena itu sebaiknya memuat skema tulisan atau kerangka rumusan.

Related posts: